Senin, 20 Oktober 2014

Tulisan: Mencari Cahaya


Pernahkah engkau membayangkan jika dalam kehidupan ini tidak ada cahaya? Gelap dan hampa rasanya. Pernahkah engkau berjalan ditengah gelapnya malam tanpa ada cahaya lampu sedikitpun yang menerangi langkah kakimu? Bingung, resah, takut, khawatir, dan mungkin bisa jadi engkau tersesat. Itu yang sekiranya akan kamu rasakan. Melangkah tiada pasti karena kebingungan mencari-cari, mencari arah, mencari tujuan, mencari tempat yang dituju. Kebingungan mencari jalan yang tepat, kebingungan kemana akan melangkahkan kaki ke jalan yang benar. Karena itu kamu pasti butuh cahaya, cahaya lampu yang akan menerangi sepanjang perjalananmu itu. Pernahkah kamu menemukan cahaya lampu yang redup atau bahkan hampir padam? Sesungguhnya cahaya lampu itu perlu diperbaiki, perlu dirawat agar tetap menyala terang.
Apakah kamu tahu apa itu cahaya didalam hatimu? Apakah kamu tahu apa itu cahaya yang ada dalam batinmu? Iya, itu adalah iman. Iman yang kamu tanamkan di dalam lubuk sanubarimu, iman yang akan melekat di dalam relung jiwamu. Iman yang akan membawamu ke jalan yang tepat. Mengapa iman? Sepanjang kamu percaya kepada Tuhan, sepanjang kamu menuju jalanNya, bahkan sepanjang iman itu kamu tanamkan sebagai akar serta pilar dalam hidupmu, kamu tidak akan pernah tersesat. Meski akan tiba suatu masa kamu akan kehilangan cahaya dalam dirimu, jika kamu mencariNya, jika kamu membenahi cahaya dalam relung jiwamu itu. Kamu pasti akan selalu berada dalam langkah yang benar, langkah yang diridhaiNya. Langkah yang akan menenangkan hati serta sanubarimu. Pernahkah kamu dapati imanmu sedang menurun atau bahkan kamu hampir merasa tersesat? Mungkin Tuhan sedang menguji imanmu itu. Karena sejatinya iman dalam hatimu itu layaknya seperti cahaya lampu, perlu untuk selalu dibenahi, perlu untuk selalu diperbaiki, dirawat, dan bahkan ditingkatkan.
Aku ingin mencari cahaya itu, mencari cahayaNya. Aku ingin melangkah menyusuri bumi menuju jalanNya mencari surgaNya. Maukah kamu menemaniku mencarinya? :)
Bogor, 19 Oktober 2014
Fikratus Sofa Muzakkiya

#reposted

Tidak ada komentar: