Rabu, 15 Oktober 2014

Pikirkan Dulu...

Adakah hal-hal yang masih saja kita lakukan, meski kita sudah tau hal tersebut tidak baik?? Menjudge atau membicarakan sesuatu yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan diri kita, misalnya. Apalagi dengan semakin berkembangnya media informasi dan komunikasi sekarang ini. Terkadang dengan melihat status di akun socmed seseorang, dengan mudahnya mulut kita men-judge yang tidak-tidak dari status si pemilik akun tersebut. Padahal, kita tidak hadir dalam kehidupannya selama 24 jam! Tapi aktivitas kepo kemudian judging itu seakan-akan sudah merupakan hal biasa untuk dilakukan.
                                  
Mungkin, diantara kita ada yang merasa senang setelah men-judge seseorang, meski hanya melalui socmed. Senang? Sedih? Atau neyesek? Tersindir? Atau mungkin merasa puas karena sudah menyimpulkan hal-hal yang menurut kita benar, setelah menelusuri akun seseorang tersebut.

Bukan merasa diri paling benar, bukan juga merasa diri ga pernah kepo kemudian men-judge seseorang dengan seenak jidat. bukan, bukan karena itu semua. Aku menuliskan ini, karena aku-lah salah satu dari orang-orang tersebut.
Karena aku sadar hal yang aku lakukan ini salah, yang kemudian membuatku berpikir sejenak, ingin rasanya meninggalkan dunia maya dengan socmed-socmed yang ada saat ini. Habis, cape, isinya Cuma keluhan-keluhan, sindiran, pamer, dan lain-lain. Meskipun banyak akun-akun yang positif yang bisa kita ikuti, contohnya akun-akun para tokoh figur (ustadz, artis-artis yang sholih & sholihah, trainer, dll). Sedihnya, status-status yang berisi keluhan dan hal2 negatif lainnya, berasal dari akun teman-teman kita sendiri, bahkan mungkin diri kita sendiri T_T. Faghfirlanaa Yaa Rabb..
Meski dengan sekuat tenaga dan pikiran + pake jurus wushu *eh XD untuk terus berpikir positif, tetap sajaaa, ada celah buat setan menggelincirkan pikiran kita huhuhu, Na’udzubillah minassyaithoonnirrojiim...

Sebelum kita terlambat menyadari, dan menyesal dengan segala kesimpulan sendiri atas segala sesuatu yang belum tentu benar, yukk kita coba terus untuk berpikir positif...

Banyak sekali perkataan dan juga perbuatan saya yang mungkin menyakiti hati orang lain dan itu termasuk pula ketika saya men-judge orang dengan seenaknya saja. Meminta maaf memang mudah, tapi bagaimana dengan rasa bersalah? Masa iya kita mau terus menerus terlambat menyadari dan menyesalinya? Karena, pasti ada titik dimana kita tidak akan peduli dengan segala perkataan dan juga tulisan yang terkesan klise, namun, akan ada saatnya pula dimana kita menyadari bahwa semua yang terkesan klise itulah justru yang seharusnya ditanamkan sejak awal. (ALYSSA SOEBANDONO)


Let’s think before judge someone or something..

Tidak ada komentar: