Jumat, 13 Februari 2015

Seburuk Itukah Akhlak Remaja Saat ini?

Suatu sore, sepulang kuliah, Nadia memilih duduk di samping pak supir angkot. Karena jadwal kuliah yang cukup padat hari itu, ia ingin merebahkan diri dengan santai di bangku samping pak sopir.

Tak perlu menunggu lama, pak sopir langsung mengendarai angkotnya. Di salah satu persimpangan, naiklah beberapa anak SMA. Sambil ketawa ketiwi mereka naik angkot yang sama dengan Nadia. Maksud hati ingin memejamkan mata sebentar, tiba-tiba dari arah belakang, Nadia mendengar obrolan mereka.

"Gadun gue kemaren ngasih hape baru dong!" celetuk salah satu anak SMA itu.
"waah.. kalah lu sama caca kelas sebelah! katanya dia bakal dikasih mobil bulan depan." celetuk yang lainnya.

Astaghfirullah, Nadia tak mampu berkata apa-apa. Nadia kaget bukan main, dengan apa yang sedang mereka obrolkan. Istilah yang mereka gunakan itu, pernah Nadia dengar dari teman-temannya yang dulu pernah memberi tahunya. Karena Nadia tidak berada di lingkungan yang baik, teman-temannya sering bercerita tentang istilah-istilah yang digunakan dalam pergaulan bebas. Istilah gadun adalah sebutan untuk om-om. sedangkan istilah caca adalah cabe-cabean. 

Nadia sungguh sedih mendengarnya. Anak SMA pembicaraannya kok kaya gitu. Bahkan Nadia saja tau istilah-istilah itu dari teman-temannya. 

Astaghfirullah
Astaghfirullah
Astaghfirullah

Bagaimana masa depan mereka Ya ALLAH... masa muda mereka sudah dihabiskan untuk mencari para om-om yang bersedia setidaknya membelikan barang-barang mewah yang ingin mereka miliki. 
Kemana orang tuanya?
Kemana guru-gurunya?
Kemana kakak-kakak mereka?

Allah Yaa Rabb... Lindungi adik, kakak, keponakan, sepupuku dari pergaulan-pergaulan bebas... jadikanlah mereka orang-orang yang taat pada-Mu, Jauhkan dari kenikmatan-kenikmatan dunia yang sesaat.. sibukkanlah mereka dengan mengingat-Mu, berbuat baik dan terus belajar.. aamiiin..

Nadia berdoa dalam hati, sambil menggeleng-gelengkan kepala. Tiba-tiba Pak Sopir berkata. 
"Anak sekarang mah ampun ya neng, omongannya aja udah om-om"

ckck.. ternyata pak sopir pun tahu. 

#truestory #nyata #remaja 

Tidak ada komentar: